Pasang iklan

Sekitar Satu Juta Hektar Sawit di Riau Tidak Tertib Soal Pajak

Gema.id Riau, Pekanbaru –  Pemerintah Riau tengah melakukan pencarian terhadap tidak tertib pajaknya perusahaan sawit di kawasan tersebut. Total ada sekitar 2,4 juta luas hektar sawit namun hanya sekitar 1.19 juta yang memenuhi kewajiban di hamparan perkebunan sawit Bumi Lancang.

“Satu juta hektere nya lagi kemanan?,” kata Gubernur Riau Syamsuar usai melantik pengurus DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Riau di Kota Pekan Baru di kutip dari Antara, Rabu (4/12/2019).

Sektor pajak yang merupakan hasil pendapatan negara ini harus segera dicari karena kalau tidak hal tersebut dapat merugikan negara.

“Akan kita cari. Kita butuh duit. Negara ini butuh pendapatan dari pajak baik untuk negara dan daerah,” ungkapnya.

Maka penegak hukum diharapkan menjadi jawaban untuk mengatasi hal ini, mencari mereka yang nakal. Pemerintah sendiri berfokus melakukan penertiban perkebunan sawit, terutama yang berada di kawasan hutan.

Sementara itu, menurut Ketua DPP Apkasindo Gulat Madali Emas Manurung, ada tiga tantangan terkait perkebunan sawit di Raiu yakini sawit di kawasan perhutanan, tataniaga tandan buah segar dan hilirisasi sawit menjadi masalah yang didapatkan.

Dengan terbitnya Inpres nomor 6/2019 tentan rencana aksi nasional sawit diharapkan satu-persatu masalah ini dapat terurai.

Sebagai salah satu organiasi petani sawit di Indoensia Apkasindo sangat mengapresasi kebijakan Gubernur Riau dengan membentuk inventariasasi kebun sawit non procedural, yang fokus pada korporasi.

Tinggalkan komentar